ASPIRASI MASYARAKAT BANGKA HARUS DIPERJUANGKAN

Humas dan Protokol, 26-05-2012


Kunjungan DPRD Babel Dapil Kabupaten Bangka ke Pemkab Bangka (Ft.Edo)

Anggota DPRD Provinsi Babel daerah pemilihan II (Kabupaten Bangka) melakukan kunjungan ke Pemkab Bangka dalam rangka masa reses untuk menyerap aspirasi masyarakat tentang pembangunan di kabupaten Bangka.

Dari 11 perwakilan Kabupaten Bangka yang duduk di gedung mahligai DPRD Babel yang melakukan kunjungan kemarin, Sabtu (26/05) hanya hadir 7 orang yang dipimpin oleh wakil ketua DPRD Babel HK. Junaidi bersama dengan M. Fauzi, SE, Saidi KM, SH, Dedi Yulianto, Edi Iskandar,S.Ag, Irwan Mustafa, dan Hardi Jono yang disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka, Ir. H. Tarmizi H. Saat, MM, Asisten 1 Setda Bangka Heryanto, SH, dan para kepala SKPD di ruang lingkup Kabupaten Bangka.

Sekda Bangka dalam sambutannya mengatakan bahwa, Pemkab Bangka sangat mengharapkan dibantu dalam pengembangan areal Taman Sari Sungailiat, pembangunan Terminal juga diharapkan bantuan dari DPRD Babel untuk masalah pembebasan lahan seluas 12 hektar karena 5 hektar sudah dibebaskan oleh Pemkab Bangka, pembangunan Pasar Inpres, Pasar Sehat, pasar belinyu, dan juga perluasan Lapas Bukit Semut Sungailiat yang rencananya akan dibangun dibelakang disamping Dinas Perternakan dengan pembebasan lahan seluas 5 Hektar, pembangunan jalan lintas timur agar dilebarkan hingga ke sungailiat, asrama mahasiswa Bangka harap dibantu oleh Pemrov babel karena yang bermukim di asrama tersebut banyak mahasiswa dari luar Kabupaten Bangka, program persawitan juga diminta untuk diintegrasikan dengan pemberian sapi dan bibit ikan agar masyarakat bisa menikmati hasilnya. “Aspirasi yang saya sampaikan ini juga sudah persetujuan bapak Bupati Bangka dan diharapkan agar bisa terus diperjuangkan untuk kesejahteraan masyarakat Bangka,”ucap Sekda Bangka.

Pada kesempatan itu juga, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka, Drg. Mulyono juga menyampaikan aspirasi mengenai permasalahan jaminan kesehatan yang mana porsinya 60 ditanggung oleh Kabupaten dan 40 persen oleh provinsi akan tetapi pada kenyataannya tidak demikian, Kabupaten Bangka menanggung jaminan kesehatan pada tahun ini sebesar 14 milyar, permasalahan para dokter asli Bangka pada waktu selesai mengenyam pendidikan seharusnya ditempatkan di Bangka dan itu sudah menjadi program kementerian kesehatan, biaya rujukan pasien juga sangat besar dan diharapkan Rumah sakit Provinsi segera aktif sehingga pasien tidak perlu dirujuk ke luar daerah dan juga diharapkan pembangunan rumah singgah untuk bisa dipergunakan keluarga pasien yang merujuk keluarganya ke luar daerah, permasalahan kesehatan di daerah terisolir di Kabupaten Bangka juga harus diperhatikan. “Kita juga berharap usulan dan aspirasi ini ditanggapi agar masalah kesehatan masyarakat bisa terjamin,”harap Drg. Mulyono.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bangka, Jumani dalam kesempatan itu menyampaikan tentang permasalahan pembangunan jembatan Nibung, jembatan Kota Kapur Air Pandan, Jalan Pagarawan-Petaling, perawatan jalan provinsi, dan juga pelebaran jalan Sungailiat-Pangkalpinang yang belum terealisasi. “Kalau mengharapkan dana APBD Bangka sangat kurang dan diharapkan ada bantuan dari DPRD Babel untuk memperjuangkannya,”jelas Jumani.

Wakil Ketua DPRD Babel HK Junaidi dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa segala permasalahan yang disampaikan akan dicatat oleh mereka dan diharapkan pemkab Bangka membuat rincian secara tertulis dan akan diperjuangkan dalam APBNP tahun 2012. “Dalam masa reses ini kita menampung segala aspirasi dan akan diperjuangkan pada rapat anggaran. Untuk tahun ini Kabupaten Bangka sudah mendapatkan dana sebesar 50 Milyar lebih dan kita akan memperjuangkan untuk mengalami peningkatan demi kesejahteraan masyarakat Bangka,”jelas HK Junaidi. (Edo/Humas)


Berita bulan Tahun :