Industri & Pertambangan

Seperti halnya pada pembangunan sebelumnya, pada saat ini pembangunan sektor industri terus ditingkatkan dan diarahkan agar semakin menjadi penggerak utama ekonomi yang efesien, berdaya saing tinggi, mempunyai struktur yang kukuh dengan pola produksi semakin berkembang dari barang-barang yang mengandalkan pada tenaga kerja produktif dan sumber daya alam melimpah menjadi barang bermutu, bernilai tambah tinggi dan padat karya yang membutuhkan keterampilan.

Pembangunan sektor industri berusaha menciptakan struktur ekonomi yang bertumpu pada industri maju dengan didukung sektor pertanian yang tangguh sambil berusaha meningkatkan perkembangan industri kecil padat karya (termasuk industri kerajinan rumah tangga) guna memperluas lapangan kerja dan kesempatan berusaha sambil menciptakan nilai tambah dan berpartispasi dalam mengentaskan kemiskinan.

Selain sektor industri, Sektor pertambangan merupakan salah satu sektor andalan karena hampir seluruh wilayah Bangka terdapat bahan tambang seperti timah dan bahan tambang galian golongan C dan lainnya dengan cadangan yang relatif masih besar.

 

Bahan galian yang paling banyak dieksploitir selama ini dan telah banyak diusahakan secara besar-besaran oleh pemerintah adalah timah. Sedangkan bahan galian lainnya belum diusahakan secara besar-besaran dan masih dilaksanakan pengelolaannya oleh penduduk setempat atau oleh swasta dengan jumlah terbatas.

Pada tahun 2011 jumlah industri di Kabupaten Bangka sebanyak 513 industri, yang terdiri dari industri besar sebanyak 12 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 812 orang, industri sedang sebanyak 27 perusahaan dengan tenaga kerja 1.463 orang sedangkan industri kecil rumah tangga ada sebanyak 474 perusahaan dengan 2.535 orang tenaga kerja.

Jika diklasifikasikan menurut jenis industri, maka industri kecil terbagi menjadi: industri pangan sebanyak 131 usaha dengan tenaga kerja 495 orang, industri sandang, kulit dan kerajinan 10 usaha dengan tenaga kerja 93 orang, industri logam mesin, kimia dan aneka (ELMKA) 244 usaha dengan tenaga kerja 1.521 orang, industri agro non pangan dan hasil hutan 89 unit dengan tenaga kerja 426 orang.

Produksi Pengolahan bijih timah (logam timah) di Kabupaten Bangka pada tahun 2011 sebanyak 8.916,024 MTon, Sedangkan produksi bijih timah sebanyak 7.910,600 Ton Sn.

 

Tabel:

  1. JUMLAH INDUSTRI BESAR, SEDANG DAN INDUSTRI KECIL FORMAL MENURUT KECAMATAN DAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2011.
  2. KLASIFIKASI INDUSTRI KECIL FORMAL MENURUT JENIS INDUSTRI, UNIT USAHA DAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2011.
  3. KLASIFIKASI INDUSTRI BESAR SEDANG MENURUT JENIS INDUSTRI, UNIT USAHA, TENAGA KERAJ DAN INVESTASI DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2011
  4. JUMLAH PRODUKSI BIJIH TIMAH DAN LOGAM TIMAH MENURUT KECAMATAN DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2011
  5. JUMLAH PRODUKSI BAHAN GALIAN GOLONGAN C MENURUT JENIS BAHAN TAMBANG DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2010-2011
  6. JUMLAH LUAS KP YANG TELAH DIKEMBALIKAN PADA PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA MENURUT KECAMATAN DI KABUPATEN BANGKA KOMODITAS LOGAM (TIMAH) TAHUN 2011
  7. JUMLAH LUAS KP YANG TELAH DIKEMBALIKAN PADA PEMERINTAH KABUPATEN BANGKA MENURUT KECAMTAN DI KABUPATEN BANGKA KOMODITAS NON LOGAM DAN BATUAN TAHUN 2011
  8. JUMLAH USAHA PERTAMBANGAN MENURUT KECAMATAN DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2011
  9. JUMLAH LUAS KUASA PERTAMBANGAN DI KABUPATEN BANGKA TAHUN 2011