Tertarik Akan Kerukunan Umat Beragamanya, FKUB Purbalingga Kunjungi Bangka

Sungailiat, bangka.go.id - Kabupaten Bangka cukup berbangga akan kerukunan umat beragamanya. Bahkan ada istilah yang mengatakan Melayu Cina sama saja atau dikenal dengan 'Fangin tongin jitjong'. Hal tersebutlah yang menjadikan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purbalingga tertarik untuk mengunjungi Kabupaten Bangka, Jum'at (22/11/2019).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Bangka, Syahbudin SIp di Ruang OR Bangka Setara. Dalam sambutannya, Syahbudin mengungkapkan kondusifitas antara umat beragama di Kabupaten Bangka tak lepas dari peran FKUB Bangka yang terus berupaya menjaga kerukunan.

Berdasarkan agama kepercayaan, masyarakat di Kabupaten Bangka mayoritas beragama islam tetapi ada juga kelompok minoritas lainnya yang beragama non islam. Meskipun berjumlah sedikit, tetapi agama lain akan merasa nyaman dalam melaksanakan ibadah di kehidupan sehari-hari.

"84,11 persen masyarakat Kabupaten Bangka memeluk agama islam, sisanya ada yang kriten, konghucu, budha, katolik dan lain sebagainya. Inilah upaya kita untuk menjaga kerukunan umat beragama dalam bingkai NKRI," ujar Syahbudin.

Dilain pihak, rombongan FKUB Purbalingga yang dipimpin langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan kesejahteraan Rakyat Kabupaten Purbalingga, R. Imam Wahyudi mengungkapkan pujiannya kepada Kabupaten Bangka yang berhasil menjaga kerukunan antar umat beragama. Meskipun sama halnya dengan masyarakat antar agama Kabupaten Purbalingga yang juga hidup rukun.

"Muslim di Purbalingga memang dominasi mencapai 99 persen, jadi agama dan kepercayaan lain sangat sedikit dan dapat terhitung beberapa orang. Meskipun sedikit kami terus berupaya untuk setiap agama memiliki keterwakilan di FKUB agar dapat menjaga kerukunan yang ada," ungkap Imam Wahyudi.

Permasalahan keagaaman di negara ini memang sedang mencuat. Terlebih lagi tentang isu radikalise dan terorisme yang sedanv berkembang di negeri ini. Sehingga peran FKUB sangat penting dalam menjaga kerukunan dan ketentraman umat beragama di setiap daerah.

Sumber: 
Dinkominfotik
Penulis: 
A Mangatas
Fotografer: 
A Mangatas
Editor: 
Derika/M. Khadafi