Logo Kabupaten Bangka
Home
Sejarah Singkat
Visi Misi
Lembaga Eksekutif
Lembaga Legislatif
Lambang Daerah
Deskripsi Wilayah
Berita
Artikel
Pengumuman
Bank Data
Galeri
IDIndonesia
Home
Profil
  • Sejarah Singkat
  • Visi Misi
  • Lembaga Eksekutif
  • Lembaga Legislatif
  • Lambang Daerah
  • Deskripsi Wilayah
Berita
  • Berita
  • Artikel
  • Pengumuman
Bank Data
Galeri

Pemerintah Kabupaten Bangka

Mewujudkan Kabupaten Bangka yang bermartabat, inovatif, dan kolaboratif untuk kesejahteraan masyarakat melalui tata kelola pemerintahan yang transparan.

Alamat

Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 1, Sungailiat, Bangka 33215

Kontakdinkominfotik@bangka.go.id

(0717) 92532

Profil

  • Sejarah Singkat
  • Visi Misi
  • Lembaga Eksekutif
  • Lembaga Legislatif
  • Lambang Daerah
  • Deskripsi Wilayah

Berita

  • Berita
  • Artikel
  • Pengumuman
Terhubung Dengan Kami

Pusat informasi digital terpadu Pemerintah Kabupaten Bangka. Kami berkomitmen untuk menyajikan data yang akurat dan transparan bagi seluruh warga.

© 2026 Pemerintah Kabupaten Bangka. All Rights Reserved.

Dikembangkan oleh Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik

Kebijakan PrivasiSyarat & Ketentuan
Beranda
/Berita
/Berita
/Bangka Perkuat Konsolidasi Tekan Stunting: Kepala Bappeda Ingatkan Semua Puskesmas Harus Hadir dan Kompak

Bangka Perkuat Konsolidasi Tekan Stunting: Kepala Bappeda Ingatkan Semua Puskesmas Harus Hadir dan Kompak

admin

Sungailiat – Dalam upaya menekan angka stunting yang masih menjadi ancaman kesehatan anak di Kabupaten Bangka, pemerintah daerah kembali menggelar deseminasi hasil pengukuran dan publikasi data stunting serta evaluasi pelaksanaan konvergensi percepatan penurunan stunting. 

Suasana rapat yang berlangsung tegang namun penuh tekad itu digelar pada Rabu (26/11/25) di Ruang Wallet Emas lantai 3 Hotel Novilla, ketika Kepala Bappeda Pan BudPuskesmas mewakili Bupati Bangka menegaskan perlunya koordinasi lebih kuat dari seluruh Puskesmas.

Menurut Pan Budi, “Kepala Puskesmas penting hadir, ini membahas wilayah Puskesmas untuk prevalensi stunting lebih terkoordinat.” Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk memperlihatkan perkembangan prevalensi stunting di Kabupaten Bangka selama beberapa bulan terakhir. “Menunjukkan berapa hasil stunting kita berapa bulan terakhir. Kehadiran bapak ibu hari ini untuk menuntaskan stunting,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan evaluasi lintas sektor. “Pertemuan evaluasi seperti ini harus terus dilaksanakan, ini adalah kerja sama, kolaborasi kita ke depan harus lebih kuat,” katanya.

Lebih jauh, Pan Budi mengingatkan bahwa persoalan stunting sangat kompleks dan dapat terjadi pada berbagai fase kehidupan. 

“Persoalan stunting ini banyak ya, mulai dari sebelum menikah, saat hamil, pola asuh dan gizi bagi anak,” jelasnya.

Karena itu, ia menekankan pentingnya kewaspadaan dan konsistensi semua pihak. “Sedikit saja kita lengah, yang tidak stunting akan menjadi stunting,” tambahnya.

Di akhir penyampaiannya, ia menyampaikan kabar baik bahwa prevalensi stunting di Bangka menunjukkan tren penurunan dalam beberapa tahun terakhir. “Kasus stunting di Bangka ini dari beberapa tahun terakhir turun 2 persen versi SSGI,” terangnya.

Acara evaluasi dan diseminasi tersebut diharapkan menjadi titik penguatan koordinasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan penurunan stunting berjalan semakin efektif dan terukur di Kabupaten Bangka.

Sejalan dengan Bupati Bangka, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Anggia Murni, menegaskan bahwa penguatan intervensi harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Ia menyampaikan bahwa komitmen lintas sektor saja tidak cukup tanpa eksekusi yang tepat di lapangan, terutama oleh Puskesmas selaku koordinator program melibatkan posyandu dan kader PKK maupun kader kesehatan.

Anggia menjelaskan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan data yang akurat, penanganan terpadu, serta pengawasan yang konsisten. Ia menekankan bahwa intervensi tidak boleh hanya seremonial, melainkan harus menyasar keluarga dengan risiko tinggi.

Menurutnya, keberhasilan pemetaan kasus dan intervensi sangat bergantung pada ketepatan data yang dihimpun Puskesmas. Ia menambahkan bahwa setiap tenaga kesehatan harus memastikan bahwa edukasi gizi, pemantauan tumbuh kembang, hingga penanganan ibu hamil dan balita berjalan tanpa hambatan.

Anggia menegaskan bahwa kesehatan ibu dan anak merupakan fondasi penting dalam memutus rantai stunting. Ia mengajak seluruh Puskesmas dan Kader PKK untuk memperkuat pelayanan hingga ke tingkat desa dan memastikan tidak ada satu pun anak berisiko stunting yang terlewat.

Media 941

Berita Terkait

Tingkatkan SDM dan Pengabdian Masyarakat, Pemkab Bangka Tandatangani MOU Dengan 3 Perguruan Tinggi

Tingkatkan SDM dan Pengabdian Masyarakat, Pemkab Bangka Tandatangani MOU Dengan 3 Perguruan Tinggi

Berita | 22 April 2026

Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Lahan Yonif di Desa Rebo, Bupati Bangka: Semoga Segera Terwujud dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Lahan Yonif di Desa Rebo, Bupati Bangka: Semoga Segera Terwujud dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Berita | 21 April 2026

Bupati Bangka Serahkan SK 27 Kepala Sekolah SD dan SMP

Bupati Bangka Serahkan SK 27 Kepala Sekolah SD dan SMP

Berita | 21 April 2026

Bupati Hadiri Paripurna DPRD, Terima Rekomendasi LKPJ 2025

Bupati Hadiri Paripurna DPRD, Terima Rekomendasi LKPJ 2025

Berita | 20 April 2026

Bupati Bangka Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2025 Kepada BPK Babel

Bupati Bangka Serahkan LKPD Tahun Anggaran 2025 Kepada BPK Babel

Berita | 20 April 2026

Kabupaten Bangka

Dapatkan berita dan informasi publik terbaru dari Pemerintah Kabupaten Bangka.

IKUTI SALURAN WA