PEMKAB BANGKA RAIH DUA PENGHARGAAN BERGENGSI KABUPATEN TERINOVATIF TERBAIK TINGKAT NASIONAL DAN REGIONAL

Kabupaten Bangka menorehkan prestasi bergengsi dengan meraih dua penghargaan bergengsi sekaligus di bidang inovasi pembangunan dan pelayanan publik dalam ajang penghargaan Innovative Government Awards (IGA) 2025 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Kabupaten Bangka sukses menyandang predikat sebagai Kabupaten Terinovatif tingkat Nasional dan Wilayah Regional, diantara 416 kabupaten/kota se-Indonesia dalam kompetisi bergengsi yang menjadi barometer inovasi pemerintahan. Peserta dalam kompetisi inovasi ini terdiri dari 38 provinsi, 416 kabupaten, dan 98 kota.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus kepada Wakil Bupati Bangka Syahbudin, S.IP, M.Tr.IP. dalam acara puncak yang digelar di Kempinski Grand Ballrom Hotel Indonesia Jakarta, Rabu (10/12/2025). Prestasi ini merupakan kinerja dari komitmen panjang Pemerintah Kabupaten Bangka dalam membangun ekosistem inovasi yang terstruktur dan berkelanjutan.

Innovative Government Awards (IGA) merupakan kompetisi bergengsi tahunan yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah yang berhasil mengimplementasikan inovasi-inovasi strategis dalam tata kelola pemerintahan. Program yang dimulai sejak 2018 ini bertujuan mendorong percepatan inovasi di daerah melalui mekanisme yang transparan dan akuntabel.

Proses penilaian IGA 2025 menerapkan sistem yang komprehensif dan kompetitif serta multi-stage, dimulai dari tahap seleksi administrasi, presentasi dan verifikasi fakta lapangan di hadapan dewan juri yang terdiri dari pakar pemerintahan, akademisi, dan praktisi. Setiap inovasi dinilai berdasarkan delapan kriteria utama: orisinalitas, dampak terhadap masyarakat, keberlanjutan, efektivitas biaya, replicability, konsistensi implementasi, inklusivitas, dan alignment dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Prestasi 3 Tahun Berturut-Turut

Prestasi raihan sebagai kabupaten terinovatif se Indonesia dan terinovatif pertama wilayah regional Sumatera merupakan tahun ketiga berturut-turut Kabupaten Bangka menyabet dualisme penghargaan bergengsi dalam ajang Innovative Government Awards (IGA) tahun 2023, 2024 dan 2025, mengukuhkan posisinya sebagai pelopor inovasi pemerintahan yang konsisten dan berkelanjutan di Indonesia.

Pencapaian triwindu ini menempatkan Kabupaten Bangka dalam posisi istimewa sebagai satu-satunya daerah di Indonesia yang konsisten meraih dualisme penghargaan inovasi selama tiga tahun berturut-turut. Prestasi tersebut tidak hanya mencerminkan konsistensi kinerja, tetapi juga keberlanjutan sistem inovasi yang telah dibangun secara komprehensif dan kompetitif.

Bupati Bangka, Fery Insani, SE, M.M juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh OPD, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terhadap pencapaian prestasi ini. 

“Kami mengapresiasi seluruh OPD, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi terhadap pencapaian prestasi di bidang inovasi. Inovasi merupakan variabel mendasar untuk memecah kebuntuan dan perlambatan pembangunan serta mengakselerasi pencapaian target pembangunan kedepan. Kita berharap prestasi ini ditingkatkan agar memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat “ tegas Fery Insani, SE, MM.

Transformasi Digital Menjadi Tulang Punggung Inovasi

Bupati Bangka, Fery Insani, SE, MM mengungkapkan bahwa keberhasilan ini berakar dari beberapa langkah transformasi digital yang dilakukan secara sistematis selama tiga tahun terakhir. "Dalam perspektif kami, inovasi bukan sebagai inisiatif dan praktik  instan, melainkan sebagai proses transformasi berkelanjutan yang harus dimulai dari pembenahan fundamental multi aspek ," tegasnya.

Inovasi Aplikasi Sedulang merupakan inovasi berbasis IT adalah sistem dukungan dan pelayanan pajak Kabupaten Bangka menjadi bukti nyata keseriusan transformasi digital tersebut. Platform yang dikembangkan sejak tahun 2023 mendorong wajib pajak melakukan urusan perpajakan secara online sehingga dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, memberikan pelayanan serta informasi pajak daerah yang lebih optimal kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bangka, meningkatkan penerimaan 11 pajak daerah yang dikelola oleh pemerintah daerah.

Dalam upaya peningkatan pemberdayaan dan kesejahteraan perempuan, Pemkab Bangka menginisiasi  inovasi “Ekonomi Peka Gender Berbasis Kolaborasi dan Integrasi Sistem Industri Pangan Rumah Tangga”. Pemkab Bangka memberikan fasilitasi penguatan kapasitas, kredit mikro tanpa bunga tanpa agunan, kemudahan perizinan digital, pendampingan proses produksi, sertifikasi halal hingga pemasaran berbasis retail dan market place kepada pelaku IPRT secara integratif dan bebas biaya. Sesuai rilis BPS 2024, kebijakan yang diluncurkan sejak tahun 2021 ini berhasil menurunkan IKG dari 0,519 menjadi 0,401, meningkatkan indeks pembangunan gender dari 87,17 menjadi 89,07 dan menurunkan angka kemiskinan dari 5,47% menjadi 4,24%.

Penguatan Ekosistem Inovasi

Untuk mendorong penguatan inovasi, Pemerintah Kabupaten Bangka telah melakukan langkah-langkah strategis hulu hilir dengan berbagai program seperti: penetapan regulasi pengelolaan inovasi,  laboratorium inovasi, gerakan 1001, forum inovasi,  sekolah inovasi, serta kompetisi inovasi. Berbagai inisiatif di atas, melibatkan seluruh pemangku kepentingan yaitu pemerintah daerah, perguruan tinggi, perbankan, dunia usaha, pemerintah desa, mahasiswa/pelajar dan komunitas marjinal dan masyarakat.

Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, menambahkan bahwa keberhasilan ekosistem inovasi tidak lepas dari pendekatan kolaboratif yang diterapkan. "Kami membangun ekosistem inovasi dengan mengedepankan pelibatan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, dunia usaha, perbankan, media massa dan komunitas, hingga masyarakat umum. Inovasi harus lahir dari kebutuhan riil di lapangan dan dirancang untuk menyelesaikan permasalahan nyata yang dihadapi masyarakat dan menghasilkan multi dampak," ujarnya.

Implementasi berbagai inovasi tersebut telah memberikan dampak nyata dan terukur bagi masyarakat. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap kinerja pembangunan mengalami peningkatan signifikan dari 80,13 pada 2021 menjadi 89,87 pada 2025. Sejak tahun 2021 berhasil menurunkan IKG dari 0,519 menjadi 0,401, meningkatkan indeks pembangunan gender dari 87,17 menjadi 89,07 dan menurunkan angka kemiskinan dari 5,47% menjadi 4,24%.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Thony Marza, A.P, M.AP. menekankan, "Yang terpenting dari semua inovasi ini adalah dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Setiap program inovasi dirancang dengan target outcome yang jelas dan terukur." Jelas Thony Marza, A.P, M.AP

Strategi dan Roadmap yang Jelas

Kepala Bappeda Kabupaten Bangka, Ir. Pan Budi Marwoto, M. Si., menjelaskan bahwa penyusunan roadmap inovasi yang tertuang dalam perencanaan jangka panjang dilakukan melalui proses yang partisipatif dan berbasis evidence-based policy. "Kami bekerja secara sistematis dan kolaboratif. Setiap langkah pembangunan dan rekayasa inovasi didahului oleh kajian mendalam, analisis data yang akurat dan terukur, dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Roadmap inovasi yang disusun bukan sekadar dokumen administratif, melainkan living document yang menjadi kompas penguatan dalam bidang riset dan inovasi," tegasnya.

"RIPJPID 2025-2029 kami susun dengan pendekatan foresight, mengantisipasi berbagai tantangan dan peluang di masa depan. Dokumen ini memuat sembilan agenda prioritas pembangunan antar sektor dan produk unggulan daerah yang menjadi fokus prioritas kerja kami selama 5 tahun dan 25 tahun ke depan," papar Pan Budi Marwoto.

Kesuksesan Kabupaten Bangka tidak lepas dari perencanaan yang matang dan sistematis. Bappeda Kabupaten Bangka telah menyusun Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah 2025-2029 yang menjadi peta jalan pengembangan inovasi dan riset di semua sektor dan produk unggulan.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Dr. Darol Arkum, menjelaskan, "Kami mengintegrasikan pendekatan inovasi dalam seluruh dokumen perencanaan pembangunan secara terintegratif. Setiap program dirancang dengan basis data dan evidence-based policy yang kuat yang berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat ." Jelas Dr. Darol Arkum.

Bidang Penelitian dan Pengembangan telah membangun sistem perencanaan, monitoring dan evaluasi yang komprehensif untuk setiap inovasi yang diinisiasi oleh perangkat daerah. Laboratorium inovasi daerah telah berfungsi optimal sebagai medium dalam perancangan, penguatan dan penajaman inovasi sebelum diimplementasikan.

Rencana Ke Depan

Ke depan, Kabupaten Bangka akan fokus pada pengembangan inovasi di sektor pelayanan publik konkuren, sektor ekonomi unggulan, ekonomi biru, ekonomi hijau, dan artificial intelligence untuk tatakelola pemerintahan di seluruh aspek yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemanfaatan teknologi dan penguatan kolaborasi menjadi bagian vital untuk memperkuat inovasi jangka panjang.

Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Kabupaten Bangka sebagai salah satu daerah terdepan dalam inovasi pemerintahan di Indonesia. Prestasi raihan dua penghargaan sekaligus dalam IGA 2025 tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi bukti bahwa transformasi pelayanan publik terencana dengan baik dan mampu mendorong percepatan pembangunan daerah secara signifikan.

Dengan komitmen yang kuat dan roadmap yang jelas, Kabupaten Bangka siap memimpin gelombang inovasi pemerintahan di Indonesia, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain dalam membangun tata kelola pemerintahan yang inovatif dan kolaboratif sebagai wujud nyata implementasi misi Kabupaten Bangka tahun 2025-2029.

Sumber: 
Bappeda
Penulis: 
Bappeda
Fotografer: 
Ist
Editor: 
M. Khadafi