Sungailiat – Bunda PAUD Kabupaten Bangka meyelenggarakan silaturahmi dengan bunda paud kecamatan se-Kabupaten Bangka dan berbagi kasih ODOJ DPA Bangka kepada Murid PAUD Kabupaten Bangka, Kamis (12/2/1016) Bertempat di Rumah Dinas Bupati Bangka.
Silaturahmi Bunda PAUD Kabupaten dengan Bunda PAUD kecamatan merupakan kesempatan baik untuk memperkuat kerjasama dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan komunitas keagaman yaitu komunitas one day one juz (ODOJ) Kabupaten Bangka yang sekaligus memberikan tali asih kepada 40 murid paud yang di prioritaskan sebagai penerima tali asih.
Pj. Sekda Bangka Thony Marza yang mewakili Bupati Bangka pada kegiatan ini dalam sambutannya menyampaikan bahwa masa anak usia dini merupakan masa emas karena apa yang di tanam hari ini akan menjadi pondasi karakter mereka di masa depan.
“Ini lah peran bunda paud dan pokja paud menjadi sangat krusial sebagai lokomotif penggerak pendidikan non formal yang berkualitas namun tidak hanya mencetak anak yang cerdas akan tetapi anak anak bangka harus tumbuh menjadi pribadi yang bereligius, berahlak serta beradap”, ucap Thony.
“Jika bunda paud dan para guru sudah terbiasa berinteraksi dangan alquran maka energi posistif akan menular pada anak anak didik kita dan ini adalah langkah nyata kita dalam mendukung misi Kabupaten Bangka yang religius”, kata Thony.
Melalui momentum silaturahmi ini sekda bangka berpesan kepada seluruh pengurus pokja paud untuk meningkatkan kreatifitas dan ajarkan nilai nilai agama dengan cara yang menyenangkan agar anak anak mencintai ibadah tanpa merasa terbebani salah satunya mencintai al-quran.
Sementara itu Bunda Paud Kabupaten Bangka Diny Harlina mengatakan silaturahmi ini juga dalam rangka kita menyambut bulan suci ramadhan.
“Paud sebagai investasi emas dan juga sebagai pondasi pembentuk karakter bagi anak paud kita ini dan sudah selayaknya kita memberi perhatian besar kepada anak anak kita ini, karena kita semua pasti berharap anak kita ini menjadi generasi emas yang memiliki kecerdasan dunia akhirat serta memiliki ahlaktulkarimah”, kata Diny.
“Paud tidak bisa berdiri sendiri, jadi kita harus mengumpulkan semua komponen komponen pendukung baik pemerintah, pendidik, dan juga orang tua untuk bersama sama bersatu padu mewujudkan generasi emas karena mereka harus mendapat sentuhan dari kita semua”, jelasnya.
Bunda paud dan pokja paud harus bekerja sama dan bersinergi untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Mereka harus memiliki komitmen yang kuat untuk memberikan yang terbaik bagi anak anak dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
