Jaga Keseimbangan Perkembangan Infrastruktur dan Lingkungan, Pemkab Bangka Gelar FGD RDTR
Admin IKP

Sungailiat – Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangka melaksanakan kegiatan Forum Grup Discusion (FGD) I RDTR dan Konsultasi Publik (KP) I KLHS RDTR kawasan perkotaan Kecamatan Belinyu dan Kecamatan Mendo Barat, Rabu (7/10/2026) di Golden Ballroom Parai Beach Sungailiat.
Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) bukan sekedar dokumen perencanaan dan peta yang membagi ruang berdasarkan warna dan fungsi tetapi harus menyangkut ruang hidup masyarakat dan arah perkembangan suatu wilayah untuk bertahun tahun kedepan.
Bupati Bangka Fery Insani dalam arahannya saat membuka kegiatan ini menjelaskan bahwa penyusunan RDTR ini harus bersungguh sungguh dan penuh kehati hatian, ketika kita menetapkan suatu ruang untuk fungsi tertentu, ada yang boleh berkembang dan ada yang harus dibatasi.
“RDTR yang kita susun harus benar benar mampu membaca kondisi wilayah secara utuh. Kita harus melihat bukan hanya bagaimana kondisi ruang kita saat ini, tetapi juga kemana wilayah ini akan berkembang dan kebutuhan apa yang akan muncul di masa yang akan datang,” kata Fery Insani.

Menurut Fery Insani kawasan perkotaan Mendo Barat dan Belinyu memiliki karakter yang berbeda mulai dari potensi alam, persoalan kehidupan, dan kebutuhan masyarakatnya berbeda, oleh karena itu pendekatan perencanaannya juga harus mampu melihat ke khasan masing masing wilayah.
“Kita ingin infrastruktur dapat berkembang, namun disisi lain kita juga harus memastikan bahwa perkembangan tersebut tidak mengorbankan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat. Dengan demikian RDTR yang kita susun bukan hanya menjawab apa yang boleh dibangun dan dimana dibangun, tetapi juga harus mampu memberi kepastian, peluang dan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha maupun pembangunan daerah keseluruhan ,” jelas Fery Insani.
“Jangan sampai kita kurang cermat hari ini, ada masyarakat yang kehilangan ruang untuk berkembang, ada usaha yang kehilangan kesempatan, atau ada potensi daerah yang justru tidak dapat dimanfaatkan dengan baik. Kita ingin RDTR ini menjadi instrument yang memberikan kepastian untuk kedepannya,” ujar Fery Insani.
Bupati juga menuturkan bahwa ketika berbicara mengenai masa depan wilayah kita tidak bisa hanya melihat dari sisi pembangunan dan ekonomi, tetapi ada daya dukung lingkungan yang kita harus perhatikan yaitu adanya sumber daya alam yang harus kita jaga.
“Kajian Lingkungan Hidup Strategis untuk Rencana Detail Tata Ruang menjadi penting agar arah pembangunan yang kita rencanakan tidak hanya memberikan manfaat pada hari ini tetapi juga tetap dapat memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” ucapnya.
Photografer : Andra
Penulis : Dolly
Editor : Khadafi
Sumber : Dinkominfotik





